Illuminati and Knights Templar Part 2

Share the knowledge!
Share on Facebook9Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Email this to someoneShare on Tumblr0Share on Reddit0

Melanjutkan pembahasan Illuminati and Knights Templar part 1, kali ini saya akan mengulas mengenai sejarah Knights Templar, yang merupakan pelopor dari ide-ide yang dijalankan Illuminati saat ini. oke, langsung ke pembahasan

The Knights Templar

knights templar seal
knights templar seal

Order of the Poor Knights of Christ and of the Temple of Solomon (Ordo Ksatria Miskin Pembela Kristus dan Kuil Sulaiman) didirikan pada tahun 1118M oleh Hughues de Payens seorang bangsawan dari Champagne dan Godfroy de St.Olmer. 9 tahun setelah penaklukan Yerusalem dari tangan umat Islam, Hughues de Payens beserta delapan ksatrianya datang menghadap Raja Baldwin I. Dihadapan Raja Baldwin dan para pembesar lain kesembilan ksatria[1] itu menyatakan siap menjaga keamanan jalan-jalan kecil dan jalan raya yang biasa dilalui para peziarah dari kota pelabuhan Jaffa menuju kota suci Yerusalem, jalur peziarah ini sepanjang 38mil.

Raja Baldwin begitu terpesona dengan kesungguhan dan janji mereka sehingga mempercayai kesembilang ksatria ini, serta menyerahkan sayap istana sebelah kirinya sebagai tempat tinggal sembilan ksatria tersebut. Kamar-kamar para Ksatria Templar yang diberikan Baldwin ternyata berada di atas kuil Sulaiman. Dari “markas” mereka yang dibangun di atas kuil Sulaiman itulah nama The Knights Templar Muncul. Dari kamar-kamar itulah secara diam-diam para templar melakukan penggalian ke bawahnya guna mencari harta karun yang diyakininya. Penggalian ini berlangsung selama 69 tahun hingga masa Baldwin IV.

Ksatria Templar terkenal dengan segel dua ksatria sedang menunggang satu kuda dari Bertrand de Blanchefort. Ada pendapat yang menyatakan ini merupakan lambang dari kesederhanaan para Ksatria Templar, ada juga pendapat ini merupakan simbol kekikiran mereka. Karena berdasar catatan sejarah perang salib Ksatria Templar hidup bergelimang harta dan bahkan organisasi inilah yang mendirikan lembaga simpan-pinjam uang dan harta pertama di dunia yang kemudian hari dikenal sebagai sistem perbankan konvensional yang ada sekarang.[2]

Alasan menjaga rute peziarah oleh para peneliti juga dianggap mengada-ngada, bagaimana bisa menjaga jalur sepanjang 38mil yang terdiri dari bukit dan lembah hanya dengan sembilan orang. Dan sesungguhnya alasan utama para Templar datang ke Yerusalem adalah untuk melakukan penelitian dan penggalian harta karun di bawah kuil Sulaiman kuno.[3] Hal ini juga disetujui sejarawan prancis Ghaetan de Laforge, ia menyatakan tujuan Templar ialah mendapatkan peninggalan kuno dan naskah yang berisi intisari tradisi Yahudi kuno dan Mesir kuno.[4]

Para peneliti menyatakan penggalian yang dilakukan para Templar ini membuahkan hasil. Ini disebabkan setelah mereka tinggal di Yerusalem mereka mengadopsi suatu ajaran, filsafat dan keyakinan yang sangat berbeda dengan ajaran Kristen. Diduga selain menemukan peninggalan berupa harta benda mereka juga menemukan suatu ajaran yang merubah cara pandang mereka, ajaran itu diyakini sebagai Kabbalah, sebuah ajaran mistik kuno yang berakar pada sejarah Fir’aun di zama Mesir kuno.

Ksatria templar berhasil menemukan naskah Sepher ha Bahir, naskah kuno mistik Kabbalah yang konon diciptakan pada masa kekuasaan Nebukadnezar di Babilonia. Penemuan ini dengan segera menghidupkan kembali tradisi mistik Kabbalah, dan menciptakan revolusi kultural terhadap tradisi Kabbalah di Eropa. Selama ratusan tahun kemudian Kabbalah dijadikan sumber bagi ilmu-ilmu sihir. Templar mempelajari naskah tersebut mereka berharap dapat memperoleh kekuasaan melalui kekuatan supranatural.

Sosok yang kemudian berperan penting dalam perkembangan ordo Templar adalah St.Bernard. St.Bernard dimanfaatkan para Templar memperbesar pengaruh Ordo Templar, ia menuliskan buku puji-pujian untuk ordo Templar yang diberi judul De Laude Militae. Karya Bernard ini cepat tersebar ke seluruh benua Eropa, dalam waktu singkat banyak orang bersimpati dengan Templar dan akhirnya memutuskan bergabung dengan mereka. Dengan cepat Ordo yang awalanya hanya beranggota sembilan orang berubah menjadi Ordo besar dan memiliki pengaruh kuat.

Organisasi Templar telah berubah menjadi perusahaan multinasional yang memiliki kekayaan luar biasa. Anggota Templar sesungguhnya terdiridari orang paling kaya di Eropa, para Bankir yang berdomisili di London dan Paris. yang memiliki pelanggan para aristokrat Eropa. Templar adalah peletak dasar perbankan modern dan sistem ekonomi kapitalis yang kelak dianut oleh para bankir-bankir ternama dunia. Pada masanya, Templar telah mengembangkan kapitalisme abad pertengahan. Mereka meminjamkan uang dengan bunga 60% dan mengontrol pergerakan uang Eropa.

Jika sebuah negera sudah jatuh ke dalam jerat hutang terhadap Templar. Maka pada detik itu juga, negara iu sudah kehilangan kedaulatannya dan yang berkuasa sesungguhnya adalah para bankir.[5] Strategi ini ditiru oleh para anggota Illuminati di masa sekarang ini .

Perkembangan dan prestasi Knights Templar sangat menonjol pada masa abad pertengahan. Hal tersebut menimbulkan sikap iri para aristokrat, salah satunya adalah Raja Prancis Philip IV. Pada tahun 1305 Philip IV meyakinkan Paus Klementino V bahwa ksatria Templar sebenarnya adalah ancaman bagi kelangsungan system kepaisan. Selain itu terdengar kabar bahwa ksatria Templar bermaksud mengembalikan keturunan Merovingian ke tampuk kekuasaan Prancis. Merovngian mengklaim sebagai keturunan Yesus sekaligus bukti hidup bahwa Yesus tidak mati di tiang salib. Maka pada hari Jum’at, 13 Oktober 1307, pemerintah Prancis mulai menangkap, menginterogasi, menyiksa dan membakar para Knights Templar dengan tuduhan sebagai pelaku aliran sesat dan penghina tuhan. Puncaknya Grandmaster dari Knights Templar, Jacques de Molay, dibakar hidup-hidup di Paris, tahun 1314.[6] Kematian Jacques de Molay sekaligus menandai berakhirnya masa kejayaan Knights Templar pada masa itu.

Namun kematian Grand Master Knights Templar dan berakhirnya Knights Templar tidak serta merta menghapuskan eksistensi mereka. Sisa-sisa anggota Knights Templar  mendapat perlindungan dari kelompok persaudaraan freemasonry kuno sehingga para mason dipercayakan rahasia penyimpanan harta karun Templar.[7] sehingga menurut saya wajar jika kemudian ajaran-ajaran mereka masih ada dan di anut oleh para anggota Illuminati ataupun Freemasonry modern.

Hubungan Knights Templar dan Illuminati.

Dari dua point penjelasan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Dua organisasi berbeda masa ini sangat jelas memiliki suatu connection. Dalam buku Paul W. van der Veur, Freemasonry di Indonesia dapat dikutip bahwa Ritual Masonik itu sendiri berasal dari Knights Templar.[8] Tujuan mereka pun sama yaitu adalah penghancuran umat beragama, kerajaan negara-bangsa, pemutusan ikatan keluarga dan ikatan pernikahan dengan menganjurkan seks bebas tanpa ikatan pernikahan, mengakhiri pewarisan serta kepemilikan pribadi (komunisme), dan penekanan identitas kolektif atas nama persaudaraan universal, yaitu keberagaman. Mereka juga sama-sama ber idiologi dari ajaran Kabbalah yang mendakwahkan bahwa manusia (para bankir) dapat naik ke posisi tuhan dan mendifinisikan ulang kebenaran.

Dalam mencapai kekuasaan dunia pun kedua organisasi ini memiliki kesamaan strategi. Untuk mencapainya mereka sama-sama menggunakan strategi penguasaan finansial. Pada masanya masing-masing mereka memonopoli kredit dan menggunakannya untuk menaklukan dunia. Karena mereka mampu mengendalikan finansial dunia mereka beranggapan mereka adalah Tuhan. Sehingga kita bisa menarik suatu conclusion bahwa Illuminati banyak mencontoh apa yang sudah dilakukan organisasi pendahulunya ini, meskipun dalam praktek masa kini gerakan ini lebih inovatif dalam melaksanakan strateginya untuk menguasai dunia.

Dari pembahasan kita mengenai dua organisasi secret society kita bisa menarik suatu conclusion. Illuminati adalah penggerak dan pengendali dunia, mereka merupakan kelompok elit yang memiliki pertalian darah, di dalam Illuminati terdapat 13 keluarga besar. Organisasi ini beranggotakan para bankir yang memegang ekonomi dunia. Organisasi ini banyak terlibat dalam konspirasi-konspirasi besar yang terjadi di dunia. Dewasa ini Illuminati telah menyusup ke dalam banyak organisasi yang tampak baik (seperti perserikatan amal dan persatuan profesional) dan juga telah menyusup ke dalam sebagian besar gerakan politik, khususnya zionisme, komunisme, sosialisme, liberilisme, neo-konservatisme, dan fasisme.

Knight Templar adalah pasukan perang salib yang terbentuk pada abad ke-12. Awalnya mereka adalah tentara kristen yang begitu taat. Namun setelah mereka menemukan peninggalan-peninggalan Yahudi Kuno yang terdapat di bawah kuil sulaiman, mereka mengalami perubahan keyakinan dan ajaran yang sangat berbeda dengan ajaran Kristen. Ajaran mereka ini merupakan ajaran Kabbalah, atau ajaran Yahudi kuno.

Kedua organisasi beda zaman ini memang memiliki hubungan. Illuminati dan Knight Templar sama-sama menganut ajaran mistisme Kabbalah. Keduanya juga memiliki tujuan yang sama yaitu penghancuran agama-agama konvensional, dan menguasai dunia. Ritual ibadah kaum masonik sendiri diwariskan dari Knight Templar, meskipun belum diketahui dengan cara apa. Dalam hal strategi finansial pun mereka sama yaitu menerapkan monopoli kredit untuk mencapai tujuan mereka.

[1] Nama-nama kesembilan ksatria itu adalah : Hughues de Payens, Geoffrey de Saint Olmer, Rossal, Gondamer, Groffrey Bisol, Payen de Montdidier, Archambaud de Saint Agnat, Andre de Monthard, dan Hug Conte de Champagne (Harun Yahya; The Knights Templar; 2002)

[2] Rizki Ridyasmara, Knights Templar Knights of Christ, (cet I; Jakarta; Pustaka Al-Kautsar. 2005M, hlm)., hlm. 79-81

[3] Christoper Knight and Robert Lomas; The Hiram Key; hal 37. Dalam Rizki Ridyasmara, Knight Templar Knight of Christ, (cet I; Jakarta; Pustaka Al-Kautsar. 2005M)., hlm. 81

[4] Delaforge, The Templar Tradition in Age of Aquarius; hal 37. Dalam Rizki Ridyasmara, Knight Templar Knight of Christ, (cet I; Jakarta; Pustaka Al-Kautsar. 2005M)., hlm. 81

[5] http://kidthepanthomthief.blogspot.com/2013/04/sejarah-hitam-ksatria-templar.html

[6] http://indonesian-treasury.blogspot.com/2012/05/knight-templar-pencuri-harta-nabi.html

[7] http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/11/sejarah-freemasonry-perkumpulan-rahasia.html

[8] Paul W. van der Veur, Freemasonry di Indonesia (Jakarta; Ufuk Press, 2012M, hal 9)

Share the knowledge!
Share on Facebook9Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Email this to someoneShare on Tumblr0Share on Reddit0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *