Sejarah Freemasonry di Indonesia – part1

Share the knowledge!
Share on Facebook7Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Email this to someoneShare on Tumblr0Share on Reddit0

  Mungkin kita semua sudah tidak asing lagi dengan nama Freemasonry, tentu saja perkembangan pesat teknologi informasi, menjadikan kita tidak asing lagi dengan nama tersebut. kalaupun dulu banyak diantara kita hanya menganggap organisasi-organiasi secret society itu sebuah cerita, namun sekarang perlahan-lahan kita mulai menyadari kalau organisasi-organisasi tersebut benar-benar ada, dan menggenggam dunia dengan tangan-tangan mereka. Tapi tahukah kita, jika salah satu organisasi secret society yaitu Freemasonry sempat menancapkan kukunya di negara kita ini. Ketika Belanda menjajah tanah air kita, ternyata Freemasonry juga ikut menyebar di Indonesia, penyebaran ini yang paling kentara di pulau Jawa. Untuk menelusuri jejak Freemasonry di Indonesia, mari kita lanjutkan di pembahasan artikel berikut.

 Mengenal Gerakan Freemasonry

freemason
simbol Freemasonry

  Freemasonry berasal dari istilah bahasa Inggris, yang juga disebut Vrijmetselarij dalam bahasa Belanda. Dalam bahasa Arab disebut Masuniyah, sedangkan Masunik dalam bahasa Urdu dan France Masonerie dalam bahasa Prancis. Vrijmatselarij atau Freemasonry terdiri dari dua kata. Secara harfiah Vri atau Free yang berarti merdeka, sedangkan Masonry atau Matselarij berarti membangun. Sedangkan secara keseluruhan kata ini berarti Kelompok Merdeka yang Sedang Membangun.[1]

Freemason adalah Organisasi Yahudi Internasional yang tidak ada hubungannya dengan tukang bangunan yang terdapat pada abad pertengahan. Tetapi freemasonry merupakan organisasi yang selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merusak kehidupan politik, ekonomi, dan sosial di negara-negara yang ditempati dan juga merusak bangsa dan pemerintahan non-Yahudi.

Freemasonry adalah nama dari gerakan rahasia yang dibuat oleh sembilan orang Yahudi di Palestina ada tahun 37 M, yang dimaksudkan untuk melawan agama Masehi dan pemeluk-pemeluknya. [2]

Menurut buku “Kabut-kabut Freemasonry”, salah seorang yang disebut sebagai pendirinya adalah Herodes Agrippa I (meninggal 44 M). Ia dibantu oleh dua orang Yahudi, Heram Abioud dan Moab Leomi. Freemasonry selanjutnya menempatkan dirinya sebagai musuh terhadap agama Masehi maupun Islam. [3] Pada saat itu gerakan Freemason dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi. Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuhi baya-bayi Kristen. [4]

Pada tahun 1717 M gerakan rahasia ini melangsungkan seminar di London di bawah pimpinan Anderson. Ia secara formal menjabat sebagai kepala gereja Protestan, namun pada hakikatnya adalah seorang Yahudi.[5]

Dalam seminar inilah gerakan rahasia tersebut memakai nama Freemasonry. Sebagai pendirinya adalah Adam Wishaupt, seorang tokoh Yahudi dari London, yang merupakan tangan kanan keluarga Rothschild yang merupakan salah satu keluarga dari 13 bloodlines.

Gerakan Freemasonry di Indonesia

Pada point ini akan diuraikan lebih jauh menganai Freemasonry yang berada di Indonesi

Kemunculan Freemasonry di Indonesia

Pertemuan di loji Indonesia
Pertemuan di loji Indonesia

   Tak ada data pasti tentang kapan kaum Mason masuk ke wilayah Hindia Belanda atau Indonesia. Namun yang pasti, begitu Belanda mengambil alih kekuasaan di Indonesia, Freemasonry tersebar dengan cepat ke seluruh penjuru negeri, menginfeksi seluruh Indonesia.[6] Menurut A.S. Carpentier Alting, salah seorang tokoh besar Vrijmetselarij atau Freemasonry yang juga sejarawan terkenaI, sejak tahun 1756 M sudah banyak kaum mason berada di Hindia Timur.[7] gerakan Vrijmetselarij atau Freemason sudah masuk di wilayah Indonesia melalui para bangsa-bangsa asing yang singgah di Indonesia terutama bangsa Belanda disertai kongsi dagangnya Verenigde Oostindische Compagnie (VOC).

voc-freemason-2

Dapat dilihat bahwasannya jika diperhatikan secara teliti, bendera dan logo VOC menggambarkan simbol Bintang David dan juga Freemasonry. VOC adalah nama perusahaan Belanda, dan dalam bahasa Belanda, tidak digunakan huruf A sebagai ejaan pertama seperti dalam bahasa Inggris. Tapi dalam simbol VOC, huruf A diletakkan di atas huruf  V yang merangkai huruf 0 dan C. Coba saja tarik garis imajiner dari huruf A. sehingga membentuk segitiga yang sarna ukurannya dengan huruf V.

Bekas Gedung Loji La Choisie
Bekas Gedung Loji La Choisie

Loji atau yang biasa dikenal masyarakat sekitar sebagai rumah setan, pertama kali didirikan di Batavia, ketika jabatan gubernur jenderal dipegang oleh Petrus Albertus van der Parra (1761-1775).. Loji pertama ini dinamakan “La Choisie (terpilih)” atas prakarsa J.C.M Radermacher (1741-1780). Dia adalah anak dari Joan Cornelis Radermacher, yang  merupakan suhu agung pertama darai Tarekat di Belanda. Radermacher Jr. saat itu  baru berusia 21 tahun, namun sudah mempunyai posisi penting.[8]

Jacob Cornelis Matthieu Radermacher
Jacob Cornelis Matthieu Radermacher

Dalam sejarah Hindia, Radermacher juga disebutkan sebagai pendiri Perhimpunan Batavia untuk Kesenian dan Ilmu Pengetahuan atau Batavian Society of Arts and Sciences.[9] Ini membuktikan bahwa ranah bermain Freemasonry atau Vrijmetselarij ada pada bagian intelektual, kesenian dan kebudayaan. Keanggotaan tokoh-tokoh bumi putera akan dijelaskan di artikel berikutnya. Untuk sekarang kita akan masuk ke pembahasan sejalanjutnya dari perkembangan Freemasonry di Indonesia.

Pertumbuhan Gerakan Freemasonry Indonesia

  Pertumbuhan Freemasonry tercatat begitu cepat antara tahun 1870-1890. Pertumbuhan tersebut juga berlanjut setelah tahun 1890. Pertumbuhan jumlah keanggotaan tersebut juga diikuti dengan semakin banyaknya loji yang berdiri. Berikut data pertumbuhan keanggotaan tahun 1891-1829, yang saya peroleh dari buku Tarekat Mason Bebas :

tabel

Dari tabel ini dapat dijelaskan bahwa tidak ada pertumbuhan yang berkesinambungan. Setelah pertumbuhan cepat antara tahun-tahun 1891 dan 1902. Kemudian terjadi konsolidasi sampai sekitar 1916, baru setelah tahun 1918 muncul siklus lagi petumbuhan keanggotaan, dan pada tahun 1923 merupakan puncak dari pertumbuhan[10]

Demikian pembahasan Freemasonry di Indonesia part. 1, untuk pembahasan mengenai tokoh-tokoh bumi putera yang begabung ke dalam freemasonry serta akhir dari organisasi tersebut, dapat dibaca di artikel selanjutnya.

[1]  Harry Nurdin, Jejak Free Mason dan Zionis di Indonesia, (Jakarta: Cakrawala Publishing, 2005), hlm. 7.

[2]Diaksesdari:http://indocropcircles.wordpress.com/2011/11/20/sejarah-freemason-di-indonesia-awas-freemason-di-indonesia-bisa-bangkit-kembali/, pada tanggal 30 November 2014.

[3] Muhammad Fahim Amin, Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club, (Jakarta: Pustaka Kautsar, 1993), hlm. 17.

[4]Diakses dari:http://www.akhirzaman.info/secret-societies/101-the-builders/2074-freemasonry-talmud-dan-sejarahnya-di-indonesi.html,pada tanggal 30 November 2014.

[5]Muhammad Fahim Amin, Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club., loc. Cit.

[6] Jerry D. Grey , Art of Deception, (Jakarta: Gema Insani, 2011)., hlm. 227.

[7] Harry Nurdin, Jejak Free Mason dan Zionis di Indonesia., hlm. 19.

[8] TH. Stevens, Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda, dan Indonesia 1746-1792 (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2004)., hlm. 57.

[9] Harry Nurdin, Jejak Free Mason dan Zionis di Indonesia., hlm. 23

[10] TH. Stevens, Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda, dan Indonesia 1746-1792., hlm. 248.

Thanks to Arif Rahmatullah

Share the knowledge!
Share on Facebook7Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0Email this to someoneShare on Tumblr0Share on Reddit0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *