Category «World History»

Pertempuran Waterloo: Pertempuran Terakhir Napoleon

Pertempuran Waterloo pada tanggal 18 Juni 1815, merupakan salah satu pertempuran paling penting dalam sejarah Eropa pada abad ke-19. Napoleon, mantan emperor yang dianggap membawa kekacauan di Eropa memulai petualangan 100 harinya untuk mewujudkan kembali ambisinya dan mengalahkan para musuhnya. Ia meninggalkan pulau Elba-tempat pengasingannya- dan mengumpulkan kembali para simpatisannya untuk mengobarkan perang melawan sekutu. …

Cicero: Orator pada Masa Romawi (106-43 SM.)

Marcus Tullius Cicero adalah seorang orator, penulis, dan pemimpin politik Romawi yang terkenal. Ia hidup sezaman dengan Sulla, Pompey, dan Julius Caesar. Cicero lahir di Arpinum pada tahun 106 SM dan meninggal di tahun 43 SM. Ia pergi ke Roma untuk mendapatkan pendidikan formalnya. Di Roma ia belajar retorika, filsafat, dan hukum. Selain di Roma, …

Abad Pertengahan Eropa

Abad pertengahan menunjuk pada periode dalam sejarah Eropa, antara zaman Eropa kuno dan zaman modern. Keruntuhan Kekaisaran Romawi pada tahun 470 M. Dianggap sebagai awal periode sejarah ini, sedang masa renaisans dianggap sebagai akhirnya. Abad pertengahan sendiri dibagi menjadi tiga tahap: tahap awal atau sering disebut abad kegelapan, tahap perkembangan, dan tahap akhir. Istilah abad …

Pertempuran Stalingrad (1942-1943 M.)

Pertempuran Stalingrad merupakan salah satu perang paling berpengaruh dalam Perang Dunia II. Penaklukan Uni Republik Sosialis Soviet selalu menjadi impian Adolf Hitler. Ia jauh lebih tertarik untuk menghancurkan Uni Soviet daripada menaklukkan Skandinavia, Prancis, dan negara-negara lainnya. Ada beberapa alasan. Mungkin yang terpenting, meski yang paling sulit dipahami, adalah ideologi. Hal Ini sangat sulit dipahami …

Perjuangan Che Guevara Melawan Imperialisme di Amerika Latin

Revolusioner kelahiran Argentina Ernesto Che Guevara terkenal di seluruh dunia atas komitmennya membela keadilan sosial internasional selama pertengahan abad ke-20. Meskipun ia dibenci dan dicintai karena taktik perang gerilnya yang dianjurkannya di Kuba, Kongo, dan Bolivia, tulisannya terus menawarkan wawasan tentang sejarah dunia dari perspektif seorang internasionalis. Orang-orang mengidentifikasikannya dengan rasa keadilan sosial, idealisme, dan …