Sejarah Perang Tahta Jawa

 Kerajaan Mataram merupakan kerajaan Islam di Pulau Jawa yang berdiri pada abad ke-17. Kerajaan Mataram mengalami masa kejayaan pada masa kepemimpinan Sultan Agung. Setelah Sultan Agung wafat, ia digantikan oleh putranya yaitu Amangkurat I. Tahun 1703 raja Amangkurat I wafat dan kemudian digantikan oleh putranya yaitu Amangkurat II.

Dari sinilah mulai terjadi pertikaian. Pertikaian ini terjadi antara Amangkurat I dengan Pangeran Puger. Pangeran Puger meminta bantuan kepada VOC. Kemudian pada tahun 1704, Pangeran Puger dinobatkan oleh VOC sebagai raja dengan gelarnya Susuhunan Pakubuwana I. Peristiwa inilah yang disebut dengan peristiwa Perang Tahta Jawa I. Perang Tahta Jawa masih berlanjut sampai Perang Tahta Jawa III.

Read moreSejarah Perang Tahta Jawa

Sejarah LDK, KAMMI, dan HTI Chapter Kampus

Masa Orde Baru pada kenyataannya begitu mengekang kebebasan berpendapat mahasiswa, gerakan-gerakan mahasiswa bahkan sampai dibatasi dan diawasi secara ketat. Keadaan yang seperti ini membuat gerakan-gerakan organisasi mahasiswa menjadi sulit berkembang. Demikian juga yang dialami gerakan mahasiswa Muslim, mereka hanya dapat memusatkan kegiatannya di sekitar masjid-masjid kampus karena ketatnya pengawasan dari pemerintah.

Setelah runtuhnya Orde Baru, seakan angin segar berhembus di Indonesia. Mulai bermunculan gerakan-gerakan yang membawa semangat revivalisme Islam di berbagai lapisan masyarakat. Di level politik negeri, bermunculan partai-partai Islam yang secara umum menandai euforia politik Islam. Begitu juga di lingkungan kampus, mulai bermunculan organisasi-organisasi Islam yang banyak dipengaruhi oleh ideologi trans-nasional. Pada artikel ini akan dibahas, mengenai 3 organisasi Islam di lingkungan kampus, yaitu : Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Chapter Kampus.

Read moreSejarah LDK, KAMMI, dan HTI Chapter Kampus

Geger Cilegon 1888

Pergolakan pada masa kolonial diwarnai dengan bermunculannya gerakan-gerakan perlawanan terhadap penjajah di setiap daerah. Perlawanan-perlawanan tersebut juga bukan suatu perlawanan yang muncul secara tiba-tiba atau kebetulan, akan tetapi merupakan suatu gerakan perlawanan yang sudah direncanakan dengan matang. Demikian pula dengan perlawanan rakyat Banten pada masa itu, peristiwa perlawanan tahun 1888 ini bukan suatu tindakan yang tiba-tiba dari petani yang tidak tahu apa-apa, yang mengamuk menyerang orang-orang Belanda.

Read moreGeger Cilegon 1888

Sejarah Seni Pertunjukkan Islam Indonesia

a-tari-piring-heri..bac..edit

Seni pertunjukkan atau performance art merupakan segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang dipergelarkan langsung di hadapan penonton. Hal ini sudah jelas, ketika ada sebuah pertunjukkan tentu ada penonton yang menyaksikan pertunjukkan yang sedang berlangsung. Seni pertunjukkan tidak hanya melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu. Selain itu, adapula unsur-unsur yang terdapat pada seni pertunjukkan, diantaranya ruang dan waktu, tubuh si seniman, serta hubungan seniman dengan penonton. Semua unsur tersebut sudah pasti kita jumpai dalam setiap pertunjukkan. Pertunjukkan seni biasanya tidak hanya sebatas berkenaan dengan unsur-unsur keindahan saja, tetapi juga memuat fungsi-fungsi tertentu seperti fungsi ritual, pendidikan, hiburan, dan bahkan bisa dijadikan sarana dalam melakukan kritik sosial.

Read moreSejarah Seni Pertunjukkan Islam Indonesia

Sejarah Kesultanan Banten

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia mempunyai bagian penting di dalam sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Kerajaan Islam menjadi salah satu bagian pendukung dalam penyebaran Islam di Nusantara, karena dengan munculnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia juga membawa dampak yang sangat nyata dalam perubahan sosial masyarakat Indonesia sendiri.  Salah satu kerajaan/kesultanan yang cukup menonjol pengaruhnya dalam perkembangan Islam … Read moreSejarah Kesultanan Banten