Sejarah Agama Sikh

Agama Sikh atau Sikhisme merupakan agama terbesar ketiga di India, setelah Hindu dan Islam. Sekitar 16 juta orang India dan 2 juta penduduk negara lain menjadi pemeluk Sikhisme.  Sikh adalah agama monoteisme, yang berpusat kepada kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai agama terbesar ketiga, Sikh memiliki kemiripan dengan agama Hindu dan Islam, sehingga sering … Read moreSejarah Agama Sikh

Agama Yahudi

Agama Yahudi merupakan agama yang dikenal sebagai salah satu agama monoteisme mutlak (tauhid). Ajaran tauhid meletakkan dasar kepercayaan Tuhan Esa pada tempat pertama. Jika diruntut dari sejarahnya,  agama ini merupakan kelanjutan dari agama tauhid yang telah dirintis oleh Ibrahim/Abraham.

Terdapat tiga istilah yang sering digunakan dalam menamakan umat Yahudi, yaitu: Yahudi, Ibrani, dan Israel. Istilah Yahudi berasal dari bahasa Arab hãda yang ditasrif: hada-yahudu-haudan yang memiliki persamaan arti dengan taba-yatubu-tauban-taubata, artinya bertaubat atau orang yang bertaubat. Kata Yahudi juga dikaitkan dengan nama putera nabi Ya’qub yang berjumlah 12, yakni putra keempat yang bernama Yahuda.

Sementara istilah Ibrani berasal dari kata abara yang berarti menyeberang. Penamaan ini dilatarbelakangi kedatangan mereka dengan menyeberangi sungai Eufrat di bawah pimpinan nabi Ibrahim.

Untuk sebutan Israel, digunakan karena dinisbahkan kepada nabi Ya’qub yang mempunyai nama lain Israel. Oleh karena itu mereka dikenal sebagai Bani Israel, yang berarti anak keturunan Israel.

Read moreAgama Yahudi

Sejarah Agama Buddha

Agama Buddha merupakan salah satu agama yang muncul dan berkembang pesat di daratan India. Agama ini mulai muncul pada abad ke-6 SM. Sebagai agama yang muncul pada masa itu, secara historis agama tersebut masih mempunyai kaitan erat dengan agama pendahulunya, yaitu agama Hindu. Pembawa ajaran agama ini adalah Sindharta Buddha Gautama, yang sebelum memperoleh pencerahan merupakan seorang pangeran kerajaan Maghada dan pemeluk agama Hindu.

Pedoman dan hukum-hukum yang diajarkan oleh Sindharta mempunyai tujuan akhir untuk melepaskan nafsu dan penderitaan dalam hidup manusia sehingga dapat mencapai nirvana. Sebagai agama, ajaran Buddha tidak bertitik tolak kepada Tuhan dan hubungan-Nya dengan alam semesta dan seluruh isinya. Agama Buddha justru bertitik tolak kepada keadaan yang dihadapi manusia dalam kehidupannya sehari-hari, khususnya tentang tata susila manusia agar terbebas dari lingkaran sukkha yang selalu mengiringi hidupnya.

Read moreSejarah Agama Buddha

Ajaran Taoisme

            Simbol Ajaran Taoisme
Simbol Ajaran Taoisme

Agama-agama Cina yang popular di dunia adalah Konfusianisme, Budhaisme dan Taoisme. Tiga ajaran ini saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya, dan telah dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari orang Cina. Jika Konfusianisme lebih menekankan nilai-nilai etika kehidupan, Budhaisme lebih menekankan mengenai kehidupan setelah mati, maka Taoisme lebih menekankan keserasian hubungan manusia dengan alam.

Tiga ajaran ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari dan keagamaan orang Cina, sehingga sulit bagi kita untuk memisahkan mana di antara praktek-praktek keagamaan orang Cina ini benar-benar murni bersumber pada Konfusianisme, Budhaisme, serta Taoisme. Dan dalam makalah kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang apa itu agama Taoisme, ajaran-ajarannya, serta praktek ibadahnya.

Read moreAjaran Taoisme